• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah? arrow icon
    • page 10
    book-logo
    book_icon
    Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah?
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    kesabaran, saya bahkan tidak bisa memikirkan rasa sakit dari cedera itu.'[1]

    (2) Tersenyum saat kematian seorang putra

    Pendahulu yang saleh dari tarekat Chishtiyya yang mulia, Sayyidina Fudail bin Iyad رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْهِ tidak pernah terlihat tersenyum oleh siapa pun. Namun, pada hari putranya yang terkasih, Sayyidina Ali bin Fudail رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْهِ meninggal dunia, beliau ( Sayyidina Fudail ) mulai tersenyum. Orang-orang bertanya: 'Kebahagiaan apa yang membuat Anda tersenyum?' Beliau menjawab: 'Saya tersenyum, ridha dengan kehendak Allah  سبحانہ و تعالی, karena putra saya meninggal atas kehendak Allah سبحانہ و تعالی. Kehendak Allah adalah kehendak saya.'[2]

    (3) Apakah  saya bahagia atau berduka?

    Putra dari Sayyidina Mutarrif رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْهِ meninggal dunia. Orang-orang melihat beliau sangat bahagia dan bertanya: 'Apa yang membuat Anda tampak bahagia bukannya berduka ?' Beliau menjawab: 'Apabila saya mendapatkan kabar gembira berupa keselamatan, rahmat, dan petunjuk dari Allah سبحانہ و تعالی  atas kesabaran saya menghadapi musibah ini, maka apakah saya akan senang ataukah berduka?'[3]

    صَلُّوۡا عَلَى الۡحَبِيۡب                                     صَلَّى اللّٰهُ عَلٰى مُحَمَّد

    سُبْحَنَ الله ! Anda telah mendengar betapa luar biasanya kesabaran hamba-hamba Allah yang saleh ketika ditimpa musibah. Bahkan ketika musibah terbesar pun menimpa, alih-alih menjadi berduka dan


     

     



    [1] Kimiyae Sa'adat, jilid. 2, hal. 782

    [2] Tadhkirat Al Awliya, jilid. 1, hal. 86 - 87 diringkas

    [3] Mukhtasar Minhaj Al Qasidin, hal. 322

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah?
    • Keutamaan membaca Shalawat atas Nabi Muhammad ﷺ
    • Niat mendengarkan ceramah
    • Ujian Nabi Ayyub ‘عَـلَيْـهِ الـسَّـلاَم
    • Penyakit Nabi Ayyub ‘عَـلَيْـهِ الـسَّـلاَم
    • Ujian bukanlah azab, melainkan rahmat
    • (1) Tertawa seketika saat terluka
    • (2) Tersenyum saat kematian seorang putra
    • (3) Apakah saya bahagia atau berduka?
    • Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah?
    • 8 Cara untuk menumbuhkan pola pikir sabar selama dalam musibah
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami