• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Kecintaan Sayyidina ʿUmar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ kepada Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم arrow icon
    • page 9
    book-logo
    book_icon
    Kecintaan Sayyidina ʿUmar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ kepada Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    beliau benar-benar seperti itu dalam segala aspek. Beliau mengamalkan Sunnah - sunnah Rasulullah  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  sepanjang hidupnya.

    Kita mengatakan kita mengikuti Rasulullah   صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  dan mengaku sebagai umatnya, tetapi sayangnya, karakter kita menunjukkan sebaliknya. Ingatlah! Mencintai Rasulullah   صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  tidak hanya berarti menghadiri majelis, pengajian selama prosesi Maulid, atau meneriakkan slogan.

    Ini secara kategoris tidak berarti tidak tidur sepanjang malam dan tidur tanpa menunaikan shalat subuh. Ini tidak berarti meninggalkan shalat lima waktu atau meninggalkan shalat Jum’at. Ini tidak berarti meninggalkan Sunnah dengan mengikuti tren mode terbaru. Ini tidak berarti menunjukkan perilaku buruk dan kejahatan lainnya alih - alih memperlakukan orang lain dengan sopan. Bagaimana tindakan-tindakan ini dapat mengarah pada cinta yang tulus dan sejati?

    Sebagai hakikat, cinta dan pengabdian menuntut pemenuhan hak, kita harus mengakui Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهٖ وَسَلَّم sebagai manusia yang paling terkemuka dan paling tinggi derajatnya di antara seluruh umat manusia. Hal ini akan tercapai ketika kita menerima agama yang dibawanya, menghormati dan memuliakannya, serta memprioritaskan membahagiakannya di atas semua orang dan segala sesuatu, baik itu diri kita sendiri, keturunan, orang tua, saudara, orang yang kita cintai, kekayaan, atau harta benda.[1]

    Kita juga harus menahan diri dari apa yang telah dilarang oleh Nabi Muhammad  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم . Jika, karena sifat manusiawi, kita melakukan sesuatu yang tidak seharusnya, maka kita harus bertobat dengan sungguh-sungguh, sambil berharap Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan mengampuni kita dengan rahmat-Nya dan berharap Nabi Muhammad  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  akan memberi syafaat bagi kita di Hari Kiamat. Setelah bertobat, kita bahkan tidak boleh berpikir untuk mendekati dosa itu lagi.

    Mulai sekarang, marilah kita berniat yang tulus untuk tidak meninggalkan shalat lagi - إِنْ شَاءَ الله. Marilah kita berniat untuk mulai mengqadha shalat yang telah kita lewatkan - إِنْ شَاءَ الله . Marilah kita berniat bersama - sama untuk menahan diri dari dosa-dosa seperti berbohong, menggunjing, menceritakan keburukan orang lain, mengingkari janji, dan menipu - إِنْ شَاءَ الله . Marilah kita tinggalkan kecenderungan pada mode, gaya modern dan mulai mengamalkan Sunnah - إِنْ شَاءَ الله . Marilah kita mulai menonton Madani Channel, daripada menonton film atau mendengarkan musik yang tidak jelas- إِنْ شَاءَ الله .

    صَلُّوۡا عَلَى الۡحَبِيۡب                                                                                                                            صَلَّى اللّٰهُ عَلٰى مُحَمَّد

    Saudara – saudara Muslim yang tercinta !  Salah satu tanda cinta sejati adalah mencintai apa pun dan mencintai semua hal yang ada hubungannya dengan kekasih Anda.

     



    [1]  Ash’at Al Lamʻāt, bab 1, hal. 50

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Keutamaan mengirimkan Shalawat kepada Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم
    • Niat mendengarkan ceramah
    • Sayyidina 'Umar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ membuat Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم bahagia
    • Pengenalan Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
    • Lebih Berharga dari Segalanya
    • Konsep Cinta Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
    • Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ menaati Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم
    • Memotong lengan baju panjang dengan pisau
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami