• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Kecintaan Sayyidina ʿUmar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ kepada Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم arrow icon
    • page 4
    book-logo
    book_icon
    Kecintaan Sayyidina ʿUmar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ kepada Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    Mendengar hal ini, Rasulullah  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم kembali tersenyum.[1]

    Saudara – saudara  Muslim yang tercinta !  Pikirkanlah kejadian yang luar biasa ini. Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ tidak tahan melihat Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم mengalami kesedihan atau duka. Itulah sebabnya beliau berniat untuk menghiburnya dan akhirnya berhasil dalam tujuannya. Bahkan Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم tersenyum atas usahanya.

    Marilah kita pikirkan hal ini secara mendalam. Para Sahabat رَضِيَ اللهُ عَنْهُم menjadi sedih jika mereka melihat Nabi Tercinta, Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم bersedih. Mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk menyenangkan beliau. Di sisi lain, kita memiliki keadaan kita yang menyedihkan. Kita membuat Nabi  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  sedih dengan menghabiskan siang dan malam kita dalam dosa, namun kita sama sekali tidak menyadarinya.

    Ingatlah! Tidak diragukan lagi, bahkan hingga saat ini, Rasulullah  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  mengamati keadaan dan perbuatan umatnya. Beliau sendiri menjelaskan dalam sabdanya:

    Hidupku menjadi lebih baik bagimu, karena kamu berbicara kepadaku dan aku pun berbicara kepadamu. Meninggalnya aku juga lebih baik untukmu. Amal-amalmu akan ditunjukkan kepadaku. Ketika aku melihat kebaikan, aku akan memuji Allah. Ketika aku melihat keburukan, aku akan memohon ampunan Allah untukmu.[2]

    Mufti Ahmad Yār Khān Na’īmī رَحْمَةُ اللهِ عَلَيْهِ menuliskan:

    Nabi Tercinta, Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم mengetahui setiap  umatnya dan setiap tindakan mereka. Mata suci Nabi  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم  dapat melihat segalanya, apakah sesuatu itu dalam kegelapan, terang, tersembunyi, tampak, ada, atau bahkan punah.

    Al Quran sendiri menggambarkan penglihatannya dengan menyatakan بَارَاغ الْبَصَرُ Kekuatan penglihatannya berada di luar imajinasi kita. Kita melihat hal-hal dalam pikiran dan mimpi kita. Namun, Nabi Tercinta, Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم secara langsung mengamati segalanya dengan mata sucinya.

    Para Sufi mengatakan hadits ini juga merujuk pada tindakan hati. Ini berarti Nabi Tercinta, Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم mengetahui setiap keadaan hati kita.[3]

    Saudara – saudara Muslim yang tercinta ! Kita telah belajar bahwa Nabi Tercinta, Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم mengetahui semua tindakan umatnya. Ini berarti beliau menjadi bahagia atas perbuatan baik kita dan sedih atas perbuatan jahat kita. Maka, untuk mencapai ridha Allah dan Rasul-Nya, kita harus melakukan sebanyak mungkin amal perbuatan baik, mengirimkan sebanyak – banyaknya Shalawat atas



    [1]  Ṣaḥīḥ Al Bukhārī: hadits 5191

    [2]  Musnad Al Bazzār: hadits 1925

    [3]  Mir’āt Al Manājīḥ, jilid.1, hal. 439

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Keutamaan mengirimkan Shalawat kepada Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم
    • Niat mendengarkan ceramah
    • Sayyidina 'Umar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ membuat Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم bahagia
    • Pengenalan Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
    • Lebih Berharga dari Segalanya
    • Konsep Cinta Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
    • Sayyidina ‘Umar bin Khaṭṭāb رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ menaati Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم
    • Memotong lengan baju panjang dengan pisau
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami