• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Kerasnya Hati arrow icon
    • page 5
    book-logo
    book_icon
    Kerasnya Hati
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    Hadits

    Saudara-saudara Muslim yang tercinta! Tidak diragukan lagi bahwa sifat keras hati adalah penyakit yang merusak yang menyebabkan seseorang jatuh ke dalam dosa. Sayyidina Abdullah bin Al Mubarak     رَحْمَةُ الـلّٰـهِ عَـلَيْه berkata, “Hukuman terbesar bagi seorang mukmin adalah kerasnya hatinya.”[1] Hati yang keras menyebabkan seseorang lebih banyak berbuat dosa, jauh dari Islam, dan hilang kenikmatan dalam beribadah, dan hilang kenikmatan berdzikir kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. Hal ini menjauhkan seseorang dari rahmat Allahسُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى , dan hal ini merupakan suatu tanda musibah. Ini adalah penyakit spiritual yang menciptakan lebih banyak penyakit.

    Hal ini juga telah dikutuk dalam hadits. Berikut dua dampak buruk dari sifat keras hati. Nabi tercinta, Nabi Muhammad صَلَّى الـلّٰـهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهٖ وَسَلَّم bersabda:

    1.   Orang yang keras hatinya jauh dari rahmat Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. [2]

    1.   Empat hal yang termasuk musibah:

    *    Ketidakmampuan untuk menangis.

    *    Kerasnya hati.

    *    Memiliki harapan-harapan yang tidak realistis.

    *    Keserakahan terhadap dunia.[3]

    Tanda-tanda hati yang keras

    Saudara-saudara Muslim yang tercinta! Kita telah belajar bahwa sifat keras hati dapat menghalangi seseorang dari rahmat Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى,


     

     



    [1] Ḥilyat Al Awliyāˈ, jilid. 3, p.44  

    [2] Sunan Al Tirmidzī, jilid. 4, hal. 184, Hadits 2419

    [3] Al JāmiꜤ Al Ṣaghīr, hal. 62, hadits 921

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Kerasnya hati
    • Keutamaan membaca Shalawat atas Nabi Muhammad صَلَّى الـلّٰـهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهٖ وَسَلَّم
    • Maksud dari ceramah tersebut
    • Apa itu kerasnya hati?
    • Hati yang lebih keras dari batu
    • Hadits
    • Tanda-tanda hati yang keras
    • 1. Malas dalam beribadah
    • 2. Nasehat yang baik tidak memberikan pengaruh
    • 3. Lebih mengutamakan dunia dari pada akhirat
    • 4. Iman yang lemah
    • Cinta kepada dunia
    • Bahaya dari sifat keras hati
    • Kerugian pertama
    • Kerugian kedua
    • Kerugian ketiga
    • Kerugian keempat
    • Cara menyembuhkan keras hati
    • Tanamkan rasa takut kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى di dalam hati Anda
    • Bergaul dengan teman-teman yang baik
    • Ingat akan kematian
    • Ziarah kubur
    • Semangat untuk amalan saleh 10
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami