Share this link via
Personality Websites!
SayyidInā Ibrahim bin Adham رَحْمَةُ الـلّٰـهِ عَلَيْه adalah seorang wali Allah عَزَّوَجَلَّ yang sangat saleh dan terkenal. Beliau menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk bepergian. Beliau meriwayatkan, “Suatu ketika, aku bermalam di Baitul Maqdis (yaitu, Masjid Al Aqṣā). Pada malam itu, aku melihat dua malaikat.
Salah satu dari mereka bertanya, 'Siapakah orang ini?'
Yang lain menjawab, 'Dia adalah Ibrahim bin Adham.'
Malaikat pertama berkata, 'Apakah dia sama dengan Ibrahim bin Adham yang telah memindahkan dari kedudukannya.'
Malaikat kedua bertanya, 'Untuk alasan apa?'
Malaikat pertama menjelaskan, 'Suatu ketika, Ibrahim bin Adham berada di Basra. Dia membeli beberapa kurma dari toko. Ketika dia mengambil kurmanya dan pergi, dia melihat ada kurma yang telah jatuh. Dia pikir itu mungkin dari kurma yang dia beli, jadi dia mengambilnya dan memakannya. Namun, itu bukanlah kurma miliknya; tetapi kurma itu adalah milik penjaga toko. Karena dia memakan kurma orang lain, maka Allah عَزَّوَجَلَّ memindahkan derajatnya.'”
Sayyidinā Ibrahim bin Adham رَحْمَةُ الـلّٰـهِ عَلَيْه melanjutkan, “Ketika aku mendengar tentang percakapan di antara malaikat ini, maka aku segera pergi ke Basra, dan mengembalikan kurma kepada penjaga toko kemudian kembali lagi. Malam itu, aku melihat kedua malaikat itu lagi. Mereka terlibat dalam percakapan, dan salah satu dari mereka berkata, 'Ini adalah Ibrahim bin Adham yang mengembalikan kurma tersebut kepada pemiliknya, dan Allah عَزَّوَجَلَّ sekali lagi menganugerahkan kepadanya derajat sebelumnya.'”[1]
Semoga rahmat Allah عَزَّوَجَلَّ turun atasnya, dan semoga kita diampuni karenanya.
اٰمِیْن بِجَاہِ النَّبِیِّ
الْاَمِیْن صلَّی اللہ عَلَیْہِ
واٰلہٖ وسلَّم
BOOK TOPIC
©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami