Share this link via
Personality Websites!
Artinya, orang yang tidak mengetahui tentang hukum jual beli tidak dapat menyelamatkan dirinya dari yang haram, lalu bagaimana orang tersebut bisa menjadi seorang zuhud? Pada hakikatnya, orang yang zuhud yang sejati, yaitu orang yang menjauhi kegemaran terhadap dunia dan kecintaan terhadapnya, adalah orang yang berhasil berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam dalam melakukan jual beli.
Pasar adalah tempat dimana daya tarik dunia dan kekayaan terlihat paling jelas. Umumnya sangat mudah untuk mengasingkan diri di pegunungan dan gua untuk beribadah, namun ketika Setan melancarkan serangan besar-besaran di pasar, dan ketika hasrat duniawi dan kecintaan terhadap kekayaan semakin meningkat, menjaga integritas seseorang dan mematuhi hukum Islam menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pertapa sejati adalah orang yang meskipun hidup di dunia, namun tetap menjaga hatinya dari keterikatan duniawi.
Saudara Saudara Muslim yang tercinta! Sangat penting bagi kita untuk menjadi pedagang dan pelanggan yang benar dan jujur. Mari kita dengarkan beberapa keutamaan sukses dalam berdagang.
1. Pedagang yang Jujur akan bersama Nabi
Nabi terakhir صلَّی اللہ عَلَیْہِ واٰلہٖ وسلَّم bersabda:
اَلتَّاجِرُ الصَّدُوْقُ الْاَمِينُ مَعَ النَّبِیّٖن ، وَالصِّدِّيْقِيْنَ، وَ الشُّهَدَاءِ
“Orang-orang yang jujur dan Pedagang yang jujur akan bersama para Nabi, bersama orang-orang yang jujur, dan bersama para Syuhada.” [1]
2. Keutamaan Mendapatkan Kekayaan yang Halal di Dunia
Sebuah hadits dari Tirmidzi menyebutkan bahwa Nabi tercinta صلَّی اللہ عَلَیْہِ واٰلہٖ وسلَّم bersabda:
اِنَّ التُّجَّارَ يُحْشَرُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا اِلَّا مَنِ اتَّقَى وَبَرَّ وَصَدَقَ
“Sesungguhnya semua pedagang
pada hari Kiamat akan dibangkitkan sebagai orang orang yang durhaka, kecuali
orang orang yang saleh, baik, dan jujur.” [2]
BOOK TOPIC
©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami