• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Merenungkan Tentang Akhirat arrow icon
    • page 6
    book-logo
    book_icon
    Merenungkan Tentang Akhirat
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    keperluan yang diperlukan, kita juga akan tetapi ditanyai tentang tindakan kita dan harus mempertanggungjawabkan setiap perbuatan kita. Oleh karena itu, sebelum melakukan suatu perbuatan, hendaknya kita merenungkan sejenak seperti ini, “Apakah perbuatan yang saya niatkan itu bermanfaat untuk akhirat saya atau tidak, karena saya bisa dituntut untuk perbuatan yang tidak berguna (sia-sia) di akhirat nanti?”

    Ingat! Pada hari kiamat, manusia juga akan ditanyai tentang anggota tubuh yang dengannya mereka melakukan perbuatan dosa siang dan malam tanpa ragu-ragu. Misalnya, akan ditanya tentang mata, yang mereka gunakan untuk melakukan banyak perbuatan durhaka kepada Allah عَزَّوَجَلَّ. Mereka membuat pandangan yang melanggar hukum, menonton film dan drama, dan bersenang-senang

    dalam melihat adegan-adegan yang tidak sopan. Demikian pula telinga sebagian orang tetap asyik mendengarkan hal yang haram. Mereka terlibat dalam dosa seperti mendengarkan musik, lelucon cabul yang tidak berguna, fitnah, dongeng, dan kesalahan orang lain. Dengan cara yang sama, sebagian orang terbiasa dengan memiliki penyakit hati, seperti pikiran jahat, kedengkian, dan iri hati.

    Oleh karena itu, orang yang berakal adalah orang yang takut dimintai pertanggungjawaban di akhirat dan dengan demikian berhasil mencegah anggota tubuhnya dari dosa. Jika tidak, ketika kita ditanyai tentang anggota tubuh ini pada hari kiamat, kita tidak akan memiliki jawaban.

    Allah عَزَّوَجَلَّ berfirman dalam Al-Qur'an yang mulia juz 15 (lima belas), dalam ayat 36 Surat Bani Isrāˈīl:

    اِنَّ السَّمۡعَ وَ الۡبَصَرَ وَ الۡفُؤَادَ کُلُّ اُولٰٓئِکَ کَانَ عَنۡہُ مَسۡـُٔوۡلًا (۳۶)


     

     

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Merenungkan tentang akhirat
    • Keutamaan mengirim shalawat kepada Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهٖ وَسَلَّم
    • Tidak ada yang menangis merenungkan tentang akhirat
    • Beliau lebih lanjut menjelaskan
    • Ujian dunia dan ujian akhirat
    • Penyesalan yang luar biasa
    • Klaim saja tidak berharga
    • Tenggelam dalam banjir
    • Harapan pernikahan pupus
    • Siapa yang cerdas?
    • Anjuran untuk melakukan perjalanan khafilah Madani pada malam Idul Fitri
    • Malaikat turun dengan bendera
    • Zaman Imam dengan pakaian sederhana
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami