• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Merenungkan Tentang Akhirat arrow icon
    • page 11
    book-logo
    book_icon
    Merenungkan Tentang Akhirat
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    saya bertanya, “Wahai Syekh! Apakah Anda menangisi tentang (meninggalkan) dunia?”

    Beliau menjawab, “Tidak, malah saya menangisi shalat yang terlewat.”[1]

    Saya berkata, “Anda adalah orang yang taat beribadah, jadi bagaimana ada shalat yang terlewat?'”

    Beliau menjawab, “Saya melakukan setiap sujud dalam kelalaian dan bangun dari setiap sujud dalam kelalaian, dan sekarang meninggal dalam keadaan lalai.”

    صَلُّوۡا عَلَى الۡحَبِيۡب                                     صَلَّى اللّٰهُ عَلٰى مُحَمَّد

    Klaim saja tidak berharga

    Saudara-saudara Muslim yang terkasih! Anda mendengar bahwa meskipun menghabiskan setiap saat dalam mengingat Allah عَزَّوَجَلَّ dan merenungkan tentang akhirat, hamba Allah عَزَّوَجَلَّ yang saleh tidak menganggap ibadah mereka layak. Sebaliknya, karena takut kepada Allah عَزَّوَجَلَّ, mereka tetap dalam keadaan sedih dan berduka. Namun sayangnya, keadaan orang-orang yang termakan oleh kelalaian adalah sedemikian rupa sehingga mereka tidak melakukan perbuatan saleh, sejak awal, dan jika mereka melakukannya, mereka tetap gelisah sampai mereka mengumumkannya di hadapan beberapa orang.

    Para hamba Allah عَزَّوَجَلَّ yang saleh, meskipun dilindungi dari dosa, selalu gemetar ketakutan dan menangis. Akan tetapi, orang-orang yang lalai, meskipun siang dan malam secara sembrono terlibat dalam dosa,


     

     



    [1] Mukashafat al-Qulūb, hal. 22

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Merenungkan tentang akhirat
    • Keutamaan mengirim shalawat kepada Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهٖ وَسَلَّم
    • Tidak ada yang menangis merenungkan tentang akhirat
    • Beliau lebih lanjut menjelaskan
    • Ujian dunia dan ujian akhirat
    • Penyesalan yang luar biasa
    • Klaim saja tidak berharga
    • Tenggelam dalam banjir
    • Harapan pernikahan pupus
    • Siapa yang cerdas?
    • Anjuran untuk melakukan perjalanan khafilah Madani pada malam Idul Fitri
    • Malaikat turun dengan bendera
    • Zaman Imam dengan pakaian sederhana
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami