• khutba bismillah

Personality Websites!

  • About Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم
  • Abdul Qadir Jilani رحمۃ اللہ علیہ
  • Imam Ahmed Raza رحمۃ اللہ علیہ
  • Maulana Ilyas Qadri
  • Haji Ubaid Raza
  • Mufti Qasim Attari

Countries Websites

  • Pakistan
  • USA
  • Canada
  • UK
  • Korea
  • Australia
  • Bangladesh

Popular Websites

  • Hajj and Umrah
  • Darul Ifta Ahlesunnat
  • Al Quran Karim
  • Obligatory Knowledge
  • Islamic Sisters
  • New Muslim
  • Special Persons
  • Muslim Funeral
  • Tree Plantation
  • Build Masajid
  • Faizan Online Academy
  • Monthly Magazine
  • Rohani Ilaj
Al Quran Books Madani Channel
dawateislami logo
Magazine Courses Media
Donate
    Donate
    • Home arrow icon
    • Islamic Speeches arrow icon
    • Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah? arrow icon
    • page 16
    book-logo
    book_icon
    Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah?
    Share
    close

    Share this link via

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    yang salah, seseorang hendaknya bertobat  dan meminta pengampunan sambil mengembangkan pola pikir bahwa 'musibah yang menimpa saya adalah akibat dari perbuatan jahat saya sendiri,' sebagaimana firman Allah سبحانہ و تعالی  dalam Surah Asy Syura, Juz 25, ayat nomor 30:

    وَ مَاۤ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِیْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَیْدِیْكُمْ وَ یَعْفُوْا عَنْ كَثِیْرٍؕ(۳۰)

    Artinya: Musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri dan ( Allah ) memaafkan banyak ( kesalahanmu ).[1]

    Di bawah ayat suci yang disebutkan di atas, Sadr Al Afadil, Al Allamah Maulana Sayyid Mufti Muhammad Na'imuddin Muradabadi رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْهِ menyatakan: 'Alamat ini ditujukan kepada orang-orang beriman yang akil baligh ( yaitu, Muslim yang berakal sehat dan dewasa ) yang melakukan dosa. Artinya adalah bahwa sebagian besar penderitaan dan musibah yang menimpa orang – orang beriman di dunia ini adalah  disebabkan karena dosa-dosa mereka. Allah سبحانہ و تعالی  menebus dosa-dosa mereka melalui musibah ini, dan kadang-kadang musibah seorang mukmin adalah untuk mengangkat derajat mereka (yaitu, peningkatan derajat spiritual).'

    8.    Cara lain untuk menumbuhkan pola pikir sabar selama dalam musibah adalah dengan secara teratur membaca, atau mendengarkan melalui seseorang, buku-buku dan buklet yang diterbitkan oleh Maktabatul Madinah dan Al Madinatul Ilmiyyah     ( departemen penerbitan Dawate Islami ), yang dikeluarkan oleh Amir Ahlussunnah دَامَتْ بَرَكَاتُهُمُ الْعَالِيَهْ. Ini karena buku-buku dan buklet ini mengandung banyak hadits yang berkaitan dengan kesabaran


     

     



    [1] Terjemahan Al Quran, As Syura, ayat nomor 30

    zoom-in
    zoom-out
    full screen
    • zoom-in
    • zoom-out
    • full screen
    GO

    BOOK TOPIC

    left-arrow
    • Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah?
    • Keutamaan membaca Shalawat atas Nabi Muhammad ﷺ
    • Niat mendengarkan ceramah
    • Ujian Nabi Ayyub ‘عَـلَيْـهِ الـسَّـلاَم
    • Penyakit Nabi Ayyub ‘عَـلَيْـهِ الـسَّـلاَم
    • Ujian bukanlah azab, melainkan rahmat
    • (1) Tertawa seketika saat terluka
    • (2) Tersenyum saat kematian seorang putra
    • (3) Apakah saya bahagia atau berduka?
    • Bagaimana menumbuhkan pola pikir sabar di saat tertimpa musibah?
    • 8 Cara untuk menumbuhkan pola pikir sabar selama dalam musibah
    footer logo

    Dawateislami is one of the great Islamic organizations in the world.

    Important

    • Social and Welfare
    • Books
    • Islamic Events
    • Magazine
    • Activities
    • Islamic Education

    Mobile Apps

    • Sirat ul Jinan
    • Al Quran ul Kareem
    • Prayer Times
    • Faizan e Hadees
    • Digital Services
    • Kalma & Dua

    Contact Us

    • phone (+92) 21-34921388-93
    • phone (+92) 21-111-25-26-92
    • emial support@dawateislami.net
    • pin location Global Madani Markaz, Faizan-e-Madina, Near Capital Telephone Exchange, Main University Road, Karachi, Pakistan

    ©Copyright 2026 by I.T. Department of Dawat-e-Islami